indra gunawan

Last login time
15 Agustus 2018



headerBanner
Ini Kata Psikolog Pendidikan Tentang Larangan Pemberian PR Ke Siswa

Ini Kata Psikolog Pendidikan Tentang Larangan Pemberian PR Ke Siswa

IndiSchool - Myschool · Posted by indra gunawan


Kamis, 19 Juli 2018 14:36 WIB 561 0 0

Baru-baru ini, dunia pendidikan diramaikan dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Blitar, Jawa Timur. Dimana, semua sekolah di lingkup Kota Blitar dilarang memberikan pekerjaan rumah (PR) ke siswanya. Lalu, apa kata Psikolog Pendidikan tentang hal ini?

Menurut Psikolog Pendidikan, Bondhan Kresna Wijaya, M.Psi, seperti yang dijelaskan kompas.com, pelaksanaan kebijakan tersebut layak dicoba. Mungkin hal ini terinspirasi model Pendidikan di Finlandia yang memang tidak memberikan PR ke siswanya.

Untuk itu, Bondhan mengingatkan, penerapan kebijakan ini harus memperhatikan aspek-aspek lainnya secara holistik, bukan parsial. Namun, bisa dilihat kualitas gurunya. Harus ada pemberian program pendidikan tambahan untuk meningkatkan kualitas guru, seperti meningkatkan sertifikasi hingga ke S2 di PTN atau PTS berkualitas.

Agar kebijakan ini berjalan optimal, menurut Bondhan harus mendapat dukungan kualitas tenaga dan sarana Pendidikan yang memadai.

Di sisi lain, Bondhan melanjutkan, kebijakan membebaskan siswa dari PR cocok diterapkan pada siswa SD, tetapi kurang tepat bagi siswa SMP dan SMA. Hal ini dikarenakan untuk menghadapi anak SMP-SMA itu jauh berbeda dengan anak SD.

Sebagai informasi, adapun tujuan dari kebijakan ini agar para siswa memiliki waktu untuk bersosialisasi dan mengerjakan hal positif lainnya saat berada di luar sekolah. Meski belum sepenuhnya diterapkan, kebijakan ini sudah menuai pro dan kontra.

Terkait kebijakan ini, sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar M Sidik, mengatakan, sebenarnya kebijakan larangan memberikan PR ke siswa sudah diterapkan sejak tahun ajaran lalu setelah Disdik mulai menerapkan lima hari sekolah untuk siswa SMP. Tetapi, larangan itu berupa imbauan yang disampaikan secara lisan ke masing-masing kepala sekolah. Hasil evaluasi, masih banyak guru yang memberikan PR kepada siswa. Untuk itu, pada tahun ajaran baru ini, Dinas akan mengeluarkan surat edaran tentang larangan memberi PR ke siswa.

Lalu, bagaimana dengan kamu? Setujukah dengan kebijakan ini!(Foto:Shutterstock)


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.468.686 Member Bergabung
Copyright © 2018 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com