indra gunawan

Last login time
29 November 2019



headerBanner
UNBK SMK Usai Dilaksanakan, Ini Catatannya!

UNBK SMK Usai Dilaksanakan, Ini Catatannya!

IndiSchool - Myinfo · Posted by indra gunawan


Jumat, 29 Maret 2019 9:25 WIB 534 0 0

Selama 4 hari, sejak 25-28 Maret 2019, Ujian Nasional (UN) tahun 2019 untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) telah usai dilaksanakan. Tercatat, hampir 100 persen siswa SMK se-Indonesia mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Dikutip dari laman kemdikbud.go.id, dijelaskan, dari total 1.524.104 siswa SMK, sebanyak 1.516.009 (99,5%) menjalani UNBK, sedangkan sisanya 8.095 (0,5%) menjalani UN berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Untuk tahun ini, pada ujian nasional jenjang SMK, ada 25 provinsi yang 100 persen menerapkan UNBK. Sembilan provinsi yang belum 100 persen UNBK yaitu Papua (83,59%), Papua Barat (85,08%), Maluku Utara (89,51%), Nusa Tenggara Timur (90,41%), Kalimantan Timur (91,79%), Kepulauan Riau (95,20%), Sumatra utara (99,18%), Maluku (99,49%), dan Sumatra Barat (99,59%).

Perlu diketahui, dalam UNBK SMK ini terdapat empat mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan (sesuai dengan bidang kejuruan siswa).

Secara umun, tidak ada distribusi tingkat kesukaran soal dibanding UN tahun sebelumnya. Komposisi soal dibagi berdasarkan level kognitif, yaitu 10-15 persen untuk penalaran atau high order thinking skills (HOTS), 50-60 persen untuk aplikasi, dan 25-30 persen untuk pengetahuan-pemahaman.

Soal UN berupa pilihan ganda untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. Soal berupa isian singkat berupa bilangan hanya untuk mata pelajaran Matematika dengan proporsi sebanyak 10 persen, yakni 4 soal dari total 40 soal.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, dalam menjalani UNBK, para generasi bangsa menjalaninya secara jujur sebagai bagian dari proses pendidikan. UNBK bukan hanya akan meningkatkan kualitas pendidikan, tapi juga menekan adanya kecurangan dan ketidakjujuran yang sistematik. Apalagi penerapan komputerisasi sudah secara masif dan waktu pelaksanaannya tidak bersamaan atau bergelombang dengan soal satu dengan lain berbeda.

Lebih lanjut, Mendikbud menekankan, hasil UN harus dijadikan evaluasi peserta didik sebagai cermin yang memberi gambaran apa adanya, bukan cermin yang membuat kita terlihat baik dari keadaan yang sebenarnya. Maka, hindari segala macam upaya yang mengarah pada ketidakjujuran. Itu jelas mengingkari hakikat kejujuran.

Secara total, UN tahun 2019 diikuti sekitar 8,3 juta siswa jenjang SMP, SMA/SMK, dan pendidikan kesetaraan (Paket B/C) dengan jumlah satuan pendidikan sebanyak 103 ribu, mulai dari satuan pendidikan formal hingga nonformal. Sebanyak 91 persen siswa menjalani UNBK, sedangkan 9 persen menjalani UNKP. Tujuh provinsi yang sudah 100 persen menerapkan UNBK di semua jenjang adalah DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Aceh, DI Yogyakarta, dan Bangka Belitung.


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.210 Member Bergabung
Copyright © 2019 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com