indra gunawan

Last login time
18 Desember 2018



headerBanner
Tanamkan Jiwa Nasional, Gelar Karya Film Pelajar Kembali Dilaksanakan

Tanamkan Jiwa Nasional, Gelar Karya Film Pelajar Kembali Dilaksanakan

IndiSchool - Myinfo · Posted by indra gunawan


Kamis, 22 November 2018 10:23 WIB 136 0 0

Banyak cara untuk bisa menunjukkan kamu cinta tanah air, kreatif dan berprestasi. Salah satunya lewat agenda yang sebelumnya dikenal dengan Lomba Film Pelajar yang kini dikenal dengan Gelar Karya Film Pelajar (GKFP). Mulai 22-24 November, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar GKFP di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Senayan Jakarta.

Seperti yang dilansir dari kemdikbud.go.id, Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud (Pusbangfilm), Maman Wijaya menjelaskan tujuan digelarnya acara ini, yaitu meningkatkan perkembangan film khususnya fiksi dan dokumenter, membangun rasa cinta tanah air, peduli budaya bangsa melalui media film, dan untuk mengembangkan nilai-nilai pembelajaran bagi masyarakat luas. Yang pasti, cara ini sebagai salah satu upaya menguatkan jiwa nasionalisme di kalangan pelajar Indonesia.

Menurut Maman, tahun lalu kegiatan ini disebut Lomba Film Pelajar. Tahun ini diberi nama Gelar Karya Film Pelajar, agar nuansa lomba berkurang, karena tujuannya menanamkan jiwa nasionalisme.

Maman menambahkan, tahun ini peserta yang mengirimkan karya film sebanyak 314 siswa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari 314 karya ini, melalui seleksi administrasi dan seleksi substansi akan dipilih 12 finalis. Selanjutnya pada tanggal 22 November 2018 akan dipilih kembali oleh dewan juri sebanyak enam pemenang. Untuk mengapresiasi karya terbaik para pelajar ini, panitia akan memberikan hadiah berupa uang dan beasiswa S1 program studi perfilman untuk juara 1 sampai juara 3.

Melihat hal ini, salah satu juri GKFP 2018, Anggi Frisca mengapresiasi kreativitas para pelajar yang telah mengirimkan karya filmnya.

Menurutnya, sisi menarik dari agenda ini karena pesertanya adalah pelajar yang mungkin lebih murni secara ide tanpa berpikir secara teknis. Bagi mereka, teknisnya menjadi nomor dua. Disini lebih melihat ke konten atau ide-ide liar yang muncul dalam karya yang ada. Salah satu pemenang lomba tahun sebelumnya, Taufik, yang hadir dalam agenda tersebut berharap untuk para pemenang tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin, baik dari sisi pembuatan hingga muatan kontennya.

Foto : dok. Kemdikbud.go.id


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.468.868 Member Bergabung
Copyright © 2018 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com