Admin Myindischool

headerBanner
Sifat Pelupa Bisa Menyerang Siapa Saja Loh, Termasuk Kamu

Sifat Pelupa Bisa Menyerang Siapa Saja Loh, Termasuk Kamu

IndiSchool - Myinfo · Posted by Admin Myindischool


Senin, 6 Maret 2017 11:46 WIB 1098 0 0

Jadi orang yang pelupa emang nggak enak banget, Teman. Apalagi kalau sifat pelupa kamu udah mengganggu aktivitas dan hubungan kamu dengan orang-orang di sekitarmu. Jika lupa terjadi sesekali dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari sih masih bisa dibilang normal. Tapi kalau udah keseringan dan bikin kamu stress? Duh, mending diatasi secepatnya deh! Cara mengatasinya, kamu bisa menuliskan daftar keperluan di buku catatan atau pengingat di ponsel agar tidak melupakannya lagi. Selain itu kamu juga harus tahu penyebab kamu jadi pelupa, yuk kita bahas.

Berikut beberapa alasan kenapa kamu sering mengalami lupa:

  • Kurang tidur

Kurang tidur termasuk salah satu alasan terbanyak seseorang menjadi pelupa. Efek kurang tidur hampir sama dengan sering terbangun tiba-tiba saat tidur. Keduanya sama-sama memicu gangguan otak dalam memproses informasi. Selain menjadi pelupa, kurang tidur juga dapat memengaruhi perubahan mood dan kemunculan serangan cemas. Tidak hanya kuantitas, namun kualitas tidur juga sangat penting.

  • Tidak cukup asupan vitamin B

Tubuh memerlukan asupan nutrisi yang mencukupi agar fungsi otak dapat optimal. Kekurangan vitamin B, terutama vitamin B1 dan vitamin B12, dapat memengaruhi daya ingatmu. Ketahuilah bahwa vitamin B12 berfungsi menjaga kesehatan sel saraf dan sel darah merah.

  • Gangguan hormon tiroid

Kurang aktifnya hormon tiroid atau hipotiroid menyebabkan proses pemanfaatan nutrisi menjadi energi untuk sel tubuh menjadi lebih lambat. Kondisi ini yang memicu seseorang menjadi sering lupa ataupun mengalami masalah daya ingat lain. Untuk memastikanmu tidak mengalami gangguan hormon tiroid, coba lakukan tes darah di klinik atau rumah sakit.

  • Pengaruh obat

Penggunaan sebagian jenis obat-obatan berisiko mengganggu daya ingat. Misalnya, obat tidur, obat pereda nyeri setelah operasi, antidepresan, antihistamin, dan obat-obatan untuk mengatasi serangan cemas. Termasuk di dalamnya jenis obat bebas dan obat resep, keduanya memiliki risiko yang sama. Selain itu, ada pula captopril yang merupakan obat untuk mengatasi gangguan tekanan darah juga dapat memengaruhi ingatan penggunanya.

  • Stres hingga depresi

Stres dapat membuatmu kesulitan berkonsentrasi sekaligus menghalangi otak memproses informasi baru sehingga mengganggu daya ingat. Selain itu, lupa juga dapat menjadi tanda-tanda ataupun akibat dari depresi. Umumnya gejala depresi dapat dilihat dari pengalaman sedih yang berlebihan, motivasi yang berkurang, dan tidak dapat menikmati aktivitas sehari-hari.

  • Cedera kepala

Cedera kepala ringan hingga berat dapat memicu gangguan daya ingat. Cedera tersebut bisa disebabkan oleh kecelakaan kendaraan bermotor ataupun terjatuh. Gangguan daya ingat bahkan dapat terjadi meski tidak sampai menyebabkan penderita mengalami pingsan. Meski demikian, gangguan daya ingat tersebut dapat membaik seiring waktu.

Tapi perlu diketahui bahwa usia tidak berhubungan dengan sifat lupa, jadi semua orang bisa mengalaminya. Namun, perlu diperhatikan bahwa jika lupa terjadi terlalu sering atau sangat mengganggu, disarankan untuk mengonsultasikan dengan dokter ya, untuk mencari tahu penyebab serta cara mengatasinya.


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.468.868 Member Bergabung
Copyright © 2018 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com