indra gunawan

Last login time
18 Desember 2018



headerBanner
Seperti Ini Apresiasi Mendikbud Tentang

Seperti Ini Apresiasi Mendikbud Tentang "SMK Pencetak Wirausaha"

IndiSchool - Myinfo · Posted by indra gunawan


Jumat, 23 November 2018 14:26 WIB 175 0 0

Dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Pembelajaran Kewirausahaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengapresiasi penumbuhan minat kewirausahaan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Melalui Agenda yang digelar oleh Direktorat Pembinaan SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan lulusan SMK di tanah air.

"Pembelajaran kewirausahaan itu bukan sekadar mengajari teori-teori saja. Tetapi harus dicoba, dilakukan, dipraktikkan. Yang penting itu menciptakan iklim yang mendukung tumbuhnya jiwa kewirausahaan," jelas Muhadjir Effendy, seperti yang dilansir dari kemdikbud.go.id, Kamis (22/11).

Adapun modal utama seorang wirausahawan, menurut Muhadjir adalah berani mengambil risiko, cermat melihat dan menangkap peluang, serta kemampuan menghadirkan sesuatu yang berbeda.

"Kalau berhasil, tidak mudah puas. Dan kalau gagal, tidak kapok," ungkapnya. Menyikapi hal ini, Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad, menambahkan, tahun depan target siswa dan sekolah yang mendapatkan dukungan program SMK Pencetak Wirausaha akan ditambah.

Menurutnya, jika tahun ini sekitar dua ribu SMK, tahun depan diharapkan dapat meningkat dua kali lipat. Sekolah ditantang mengirimkan proposal dukungan, bukan lagi ditunjuk oleh pusat.

"Kriteria utamanya adalah orisinal, unik, dan usefulness atau kegunaan," tuturnya.

c-smk%20k.JPG

Program ini juga merupakan salah satu upaya Kemendikbud menjawab kritik dan pandangan negatif mengenai lulusan SMK yang menjadi pengangguran. Pengembangan minat kewirausahaan untuk siswa SMK ini melatih siswa membuka atau menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kita ingin menjawab, bahwa SMK ini bukan menciptakan pengangguran, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan," kata Hamid. Menurut Hamid, kesesuaian antara bidang keahlian yang dipelajari di sekolah dengan usaha yang dijalankan tidak menjadi persoalan.

"Ukurannya itu omzet. Pokoknya omzetnya sudah bisa lima juta ke atas. Kita apresiasi. Ini 'kan baru tahap awal, kita tetapkan lima juta. Tapi sudah ada yang omzetnya mencapai lima puluh sampai seratusan juta. Itu 'kan luar biasa untuk seusia mereka," ungkapnya. Pengembangan pembelajaran kewirausahaan di dalam kurikulum SMK telah diakomodir ke dalam mata pelajaran kompetensi keahlian dan penambahan jam pelajaran yang signifikan.

Sebagai informasi, Program "Sekolah Pencetak Wirausaha" merupakan kerja sama Direktorat Pembinaan SMK dengan The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Pada bimtek hari ini, Mendikbud menyerahkan hadiah berupa beasiswa modal wirausaha sebesar 1 juta rupiah kepada 17 siswa perwakilan dari sekolah peserta SMK Pencetak Wirausaha.

Foto : Dok. Kemdikbud.go.id


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.468.868 Member Bergabung
Copyright © 2018 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com