Mutoya

Last login time
16 Juli 2018



headerBanner
SBMPTN Akan Dihapus? Ini Penjelasannya!!

SBMPTN Akan Dihapus? Ini Penjelasannya!!

IndiSchool - Myinfo · Posted by Mutoya


Senin, 16 Juli 2018 16:33 WIB 1235 0 0

Tahun ajaran baru sudah dimulai untuk siswa SD-SMA. Untuk pelajar yang lulus SMA masih menunggu beberapa hasil ujian dari perguruan tinggi. Untuk memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) salah satu jalur yang dilewati adalah SBMPTN.

Baru-baru ini saya membaca berita online tentang "SBMPTN Akan Dihapus Tahun 2019" apa benar? Yuk kita bahas di sini!

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, seperti yang dilansir dari koran-jakarta.com, menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan jumlah peserta SBMPTN dengan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di 2018.

Menurut Nasir, UTBK ini akan menjadi embrio model penerimaan mahasiswa baru melalui "Test Center" yang akan diterapkan mulai tahun depan.

Pusat Layanan Tes ini merupakan salah satu terobosan yang akam menitikberatkan pada penggalian potensi akademik calon mahasiswa.

"Selama ini kan model SBMPTN selalu ujian tulis, dan sangat tinggi risiko kebocoran soal, dan mata uji yang diujikan belum tentu pas," kata Nasir, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ke depan, kata Nasir, proses seleksi akan lebih melihat potensi akademik dan kemampuan seseorang.

"Kadang saat anak di sekolah SMA, dia anaknya kurang rajin karena terbatas oleh fasilitas sekolahnya, ada anak SMA fasilitasnya lengkap tersedia semuanya. Ini kan hasil SBMPTN-nya pasti akan beda," jelasnya.

Padahal, menurut Nasir, kemampuan akademiknya sangat mungkin sama. "Nah, 'Test Center' inilah yang akan menggantikam agar sistem tes seleksinya tidak seperti SBMPTN ini lagi," terangnya.

Dengan begitu, Nasir berharap seleksi masuk PTN tahun depan hanya ada SNMPTN dan menghapus model SBMPTN. Model seleksi di "Test Center" ini tidak hanya dibuka satu kali dalam setahun, namun sepanjang tahun.

"Ya dengan diterapkan ya sistem ini, maka SBMPTN rencananya dihapus tahun depan, harapan saya jadi hanya ada SNMPTN saja," tambahnya.

Ketua Panitia SNMPTN /SBMPTN 2018, Ravik Karsidi mengatakan dengan model "Test Center" memungkinkan siswa untuk mengikuti tes PTN lebih dari satu kali.

"Penyelenggaraannya bisa lebih dari dua kali, mulai semester 5 ketika siswa sudah yakin maka boleh masuk test center ini," papar dia.

"Pada prinsipnya, kata Ravik, keberadaan "Test Center" akan memberi kemudahan kepada masyarakat untuk melakukan tes seleksi," katanya.

Secara terpisah, pemerhati pendidikan, Totok Amin Soefijanto, berpendapat seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebaiknya dilakukan oleh lembaga independen.

"Melalui lembaga yang independen lebih adil bagi calon mahasiswa. Mereka tes beberapa kali, sementara dari sisi perguruan tinggi dapat mengukur kompetensi dengan lebih akurat," ujar Totok Amin Soefijanto yang pemerhati pendidikan dari Universitas Paramadina.

Menurut Totok, dengan lembaga independen yang melakukan tes maka sama seperti seleksi calon mahasiswa di Amerika Serikat, yang menggunakan skema SAT Reasoning Test atau SAT yang dilakukan lembaga independen.

Totok mengatakan selama ini penerimaan mahasiswa baru di Tanah Air, belum berdasarkan tes minat dan bakat, serta kompetensi dasar untuk bidang studi yang dituju.

Buat teman-teman yang lulus SMA tahun depan siap-siap menjalani Test Center ya. (Foto: unpad.ac.id)


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.210 Member Bergabung
Copyright © 2019 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com