Saffa Nashita Puteri

Last login time
3 Februari 2020



headerBanner
Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Siapa?

Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Siapa?

IndiSchool - Myinfo · Posted by Saffa Nashita Puteri


Rabu, 22 Januari 2020 14:24 WIB 194 0 0

Laman resmi Kemdikbud, Sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id kembali mengeluarkan tips n trick mendidik karakter anak dalam visinya "Menghasilkan Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif"

Dilansir dari artikel berjudul "Beberapa Langkah Kerjasama Orangtua-Sekolah Dalam Penumbuhan Karakter." Yang diunggah pada tanggal 22 Januari 2020 pada laman resmi sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id, menyatakan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam mendidik karakter anak.

Orang tua memang memiliki peran utama dalam membangun dan menanamkan karakter anak, namun guru dan masyarakat atau lingkungan sekitar juga memiliki peran tersendiri dalam membentuk karakter yang baik.

Diterjemahkan dari sumber www2.cortland.edu, prinsip utama dan terpenting dalam membentuk karakter adalah bahwa orangtua adalah guru atau sebagai panutan anak. Sekolah dan Orangtua harus sama-sama saling aktif dalam mendukung pananaman karakter anak.

Kerjasama tersebut alangkah baiknya jika turut dilibatkan pada komunitas yang lebih luas seperti Lembaga keagamaan, ekstrakulikuler, media massa, dan lain-lain sehingga satu sama lain saling bersinergi dalam menjalankan porsinya masing-masing.

Ditambahkan, strategi utama dalam Pendidikan karakter adalah sekolah menjadikan orangtua sebagai mitra utama dalam banyak hal. Beberapa diantaranya adalah:

? Melakukan pertemuan di awal tahun ajaran atau bahkan sebelum tahun ajaran berlangsung. Dalam pertemuan tersebut, tanamkan kesadaran pentingnya peran orangtua dalam penumbuhan karakter anak;

? Ingatkan orangtua, bahwa karakter anak terbentuk melalui apa yang dilihat, didengar dan dilakukan secara berulang-ulang oleh anak setiap harinya;

? Untuk memperkuat pemahaman orangtua, guru bisa memaparkan beberapa penelitian tentang pengaruh kuat orangtua dalam penumbuhan karakter anak;

? Selain dalam pertemuan itu, bisa juga digelar seminar atau lokakarya tentang pengasuhan anak atau parenting. Mintalah ide dan masukan dari orangtua mengenai topik parenting yang menarik;

? Penting juga untuk mengintegrasikan para orangtua dalam komunitas sekolah. Dalam hal ini, perlu dibentuk semacam komite orangtua untuk perencanaan pendidikan karakter;

? Guru perlu juga melakukan komunikasi langsung secara pribadi dengan orang tua. Dalam pertemuan pribadi itu, guru bisa menanyakan mengenai karakter, kebiasaan sehari-hari anak dan perilakunya yang bisa dijadikan pertimbangan guru dalam mendidik anak di kelas;

? Undanglah orangtua bersama anak-anaknya untuk mengunjungi ruang kelas sebelum hari pertama sekolah;

? Kirim ke rumah siswa kalender kegiatan bulanan sekolah;

? Guru perlu mengkomunikasikan dengan jelas inti kebijakan sekolah dan rencana pendidikan karakter kepada semua orang tua. Dalam membuat kebijakan itu, sekolah bisa melakukan survei pada para orangtua dan mengundang komentar, pandangan, masukan dan kritikan para orangtua;

? Ajak orangtua untuk memahami dan mendukung kebijakan sekolah dalam penumbuhan karakter peserta didi. Kalau diperlukan, bisa meminta orangtua untuk menandatangani komitmen tertulis mendukung kebajikan dan aturan inti;

? Ajak orangtua berpartisipasi langsung dalam pendidikan karakter anak-anak mereka melalui aktivitas berbasis sekolah, seperti nonton bareng film keluarga, family gathering, dan sebagainya;

? Bisa juga mengajak orangtua melakukan kegiatan penumbuhan karakter berbasis rumah, seperti makam malam bersama, mendongeng sebelum tidur;

? Bantu orang tua mengurangi efek negatif dari gadget, TV, film, video game, dan media lain pada pertumbuhan moral anak-anak;

? Sekolah bisa membangun pusat sumber daya keluarga, yang di dalamnya ada kegiatan konseling;

? Bagi sekolah jenjang SMP dan SMA, penting juga dilakukan bimbingan mengenai bagaimana menjadi orangtua, komitmen tentang pernikahan dan bagaimana menjadi keluarga, serta pengasuhan anak.

Membangun karakter yang baik pastinya akan lebih mudah jika dilakukan bersama-sama. Karakter yang baik akan mencerminkan suatu bangsa. Dimulai dari pembelajaran di rumah.

sumber: sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id / foto: jawapos.com


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.223 Member Bergabung
Copyright © 2020 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com