Admin Myindischool

headerBanner
Pahlawan Perempuan dari Maluku

Pahlawan Perempuan dari Maluku

IndiSchool - Myinfo · Posted by Admin Myindischool


Selasa, 7 Oktober 2014 10:51 WIB 4214 0 0

Siapa yang tak kenal dengan Martha Christina Tiahahu, dia dikenal pejuang perempuan yang berani bertempur untuk memperhankan wilayah Maluku. Martha bertempur saat usianya masih 17 tahun, cukup muda dan pemberani.

Wanita yang lahir pada 4 Januari 1800 ini merupakan pejuang yang membantu Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura. Keinginan Martha berjuang untuk wilayahnya terinspirasi oleh ayahnya. Wanita yang lahir di desa ini memang sering mengikuti ayahnya dalam rapat menyusun strategi pertahanan. Hal ini membangkitkan semangatnya untuk mempertahankan tanah Maluku dari penjajah.

Martha digambarkan dengan rambut panjang terurai dan ikat kepala melingkat di kepala. Martha langsung turun dalam bertempur dalam melawan Belanda di Desa Ouw, Pulau Saparua. Sehingga membuat Belanda kesulitan.

Saat itu, pertempuran semakin sengit karena Richemont (pemimpin Belanda) tewas tertembak. Sayangnya, pasukan Maluku berhasil dikalahkan. Sejumlah pimpinan pasukan Maluku ditangkap, termasuk ayah dari Martha. Mereka pun dijatuhi hukuman mati oleh Belanda. Martha tak tinggal dia. Ia pun berusaha menyelamatkan ayahnya dari hukuman mati. Namun sayangnya, usahanya itu tak membuahkan hasil. Ayahnya tewas di tangan Belanda. Martha pun pun tertangkap bersama beberapa pejuang Maluku lainnya. Ia harus mengalami kerja paksa di perkebunan kopi si Pulau Jawa.

Semangat Martha untuk lepas dari tangan Belanda, membuat ia kembali kembali melakukan pemberontakan di dalam Kapal Eversten, kapal yang membawanya ke Pulau Jawa. Martha melakukan aksi mogok makan dan pengobatan.n lalu pada 2 Januari 1818, Martha meninggal dalam pertempurannya dengan Belanda dan jasadnya dibuang di Laut Belanda.

Perjuangan Martha dalam merebut Indonesia dari tangan Belanda sungguh mulia. Sampai saat ini keberaniannya keberaniannya dikenang oleh Pemerintah Indonesia. Sosoknya diabadikan dalam sebuah monument di Maluku karena beliau masuk dalam pahlawan nasional pada 1969. (***)


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.210 Member Bergabung
Copyright © 2019 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com