Salsabila Ainayafani

Last login time
30 Oktober 2015



headerBanner
Merdeka kah?

Merdeka kah?

IndiSchool - Myinfo · Posted by Salsabila Ainayafani


Kamis, 10 September 2015 17:40 WIB 4159 0 4

Merdeka? Aku terlalu sering mandengarkan kata itu

Kata yang di suarakan dimana - mana.

Kata yang diserukan setiap suara

Kata yang selalu di elukan oleh banyak orang di seluruh penjuru negeri ini

Ahh... negeri ini

Apakah masih bisa?

Apakah masih bisa ?

Ibu pertiwi telah lama menangis

Ibu pertiwi telah lama bersedih.

Apakah aku salah?

Apa aku menyakiti ibu pertiwi?

Sehingga membuat nya menangis.

Ibu pertiwi tersakiti.

Tapi dengan apa aku menyembuhkannya?

Dengan apa aku menyemangatinya?

Dengan apa aku bisa membantunya?

Aku hanya manusia biasa.

Yang hanya bisa merusak

Menyakiti.

Menghancurkan.

Tanpa bisa mengembalikan keadaan.

Kemerdekaan.

Ia telah lama pergi.

Ibu pertiwi menangisi kepergiannya.

Kepergiannya di tangisi oleh sebagian orang di negeri ini

Kemerdekaan.

Dia di rindukan oleh seluruh negeri ini.

Kenapa dia pergi?

Iya, dia pergi karena sakit hati.

Dia terlalu lama di sakiti oleh bangsa ini.

Bangsa ini, terlalu banyak memberi harapan palsu pada kemerdekaan.

Kemerdekaan, terlalu lama mendengarkan janji janji manis para petinggi negri ini.

Ia tak tahan. Ia tak bisa menguatkan diri nya untuk bangsa ini.

Ia pergi, membiarkan bangsa ini terjajah

Membiarkan bangsa ini terjajah. Lagi.

Membiarkan bangsa ini terjajah oleh bangsanya sendiri.

Dimana?

Orang orang itu? orang orang pemberi harapan palsu

Dimana?

Orang orang itu. Mereka harus bertanggung jawab atas apa yang kita dapatkan.

Mereka harus bertanggung jawab atas kemerdekaan palsu yang kita dapatkan.

Bagaimana bisa dibilang merdeka?

Ibu pertiwi telah lama terlunta lunta

Ibu pertiwi terlalu lama tersakiti dengan kebohongan itu.

Bagai pecundang tanpa arah.

Diam dalam bisu.

Bagaimana bisa dibilang merdeka? .

Bangsa ini, telah lama kelaparan

Bangsa ini telah lama miskin

Kekayaan mereka telah lenyap. Kekayaan mereka telah lama diambil

Kekayaan mereka telah lama di curi.

Bagaimana bisa dibilang merdeka?

Bagaimana? Jika para pelipur lara masih menggantungkan nasibnya pada malam hari

Bagaimana bisa dibilang merdeka?

Jika masih ada kematian di setiap kelaparan. Bagaimana bisa dibilang merdeka?

Jika masih banyak orang di bohongi.

Ah.. bangsa ini.

Aku. Disini. Hanya bisa berharap.

Ibu pertiwi kembali tersenyum

Ia kembali ceria

Bangsa ini kembali mendapatkan kemerdekaannya kembali

Ahh.. aku berharap masih bisa merasakannya. Di kemudian hari.


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.278 Member Bergabung
Copyright © 2021 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com