Amalia Wijonarko

Last login time
6 Oktober 2015



headerBanner
Merdeka Atau Mati!!

Merdeka Atau Mati!!

IndiSchool - Myinfo · Posted by Amalia Wijonarko


Jumat, 25 September 2015 21:51 WIB 4244 0 3

Merdeka atau Mati, kata-kata yang sering kita dengar dalam film-film sejarah dan bisa dibilang sering diucapkan oleh pejuang-pejuang kita dulu. Atau bisa kita sebut sebagai motto bagi para pejuang dulu.

Jujur kata-kata ini masih perlu diucapkan pada zaman sekarang. Saya tahu kita memang sudah tidak dijajah lagi oleh penjajah, saya tahu kita tidak harus mengangkat senjata lagi untuk melawan para penjajah, saya tahu kita tidak perlu takut mati, ditangkap, disiksa, bahkan dijadikan budak oleh para penjajah.

Tapi yang perlu kalian tahu kita masih dijajah, bukan bangsa ini, bukan negara ini. Tapi "KITA" sebagai rakyat Indonesia yang telah dijajah. Bukan oleh Jepang, bukan juga Belanda, tapi pemerintah kita sendiri.

Kenapa demikian? Karena kita belum terbebas dari KEBODOHAN, KEMISKINAN, serta masih banyak pelayanan kesehatan yang belum berjalan dengan baik, alias masih membedakan antara si kaya dan si miskin.

Indonesia adalah negara yang kaya. Tidak ada rakyat Indonesia yang BODOH. Tapi kenapa kita masih dijajah oleh kebodohan? Kenapa kita masih dijajah oleh kemiskinan? Mari kita bertanya pada pemerintah.

Kenapa orang-orang cerdas, orang-orang yang mampu membuat negeri ini menjadi negeri yang makmur, sejahtera, maju, dan terbebas dari penjajahan KEBODOHAN malah tidak dihargai, bahkan tidak dianggap dan dikucilkan. Kenapa pemerintah membiarkan hal itu terjadi? Malah ketika orang-orang itu sukses diluar negeri pemerintah Indonesia malah bangga, mereka baru mengakui bahwa 'DIA' adalah anak bangsa. Kemana saja pemerintah selama ini? Sewaktu mereka berkarya didalam negeri, mereka tidak dianggap, bahkan dikucilkan, dicaci, dimaki, dan dihina.

Kenapa rakyat belum terbebas dari kemiskinan? Padahal, Indonesia adalah negara yang kaya. Flora, fauna, hasil tambang, minyak bumi, dsb. Semua itu ada dimana? Kemana seluruh hasil tambangnya? Apa ke kantong para KORUPTOR? Bisa jadi. Kita tidak akan terbebas dari kemiskinan jika para koruptor masih merajalela. Masih bisa pergi sana-sini. Masih bisa suap-suapan.

Siapa penjajah sebenarnya di negeri ini? Orang-orang akan lebih memilih bekerja untuk negara lain dibandingkan bekerja untuk negara sendiri. Pemerintah sekarang hanya dipenuhi orang-orang pintar yang bodoh, bukan orang-orang pintar yang cerdas.

Sekarang, mana yang akan kita pilih? Merdeka atau Mati?!

Kalau kita ingin merdeka kita harus berjuang melawan orang-orang pintar yang bodoh itu, melawan penjajah yang tega menjajah rakyatnya sendiri. Kita harus bangkit untuk MELAWAN kebodohan dan kemiskinan. Kita harus bersatu, dari Sabang sampai Merauke, Indonesia Satu. Melawan satu penjajah, melawan kemiskinan, melawan kebodohan, melawan ketidakadilan.

Kalau kalian ingin mati, itu gampang. Biarkan negeri ini hancur, biarkan para penjajah itu menguasai negeri ini. Biarkan orang-orang cerdas itu jadi pengangguran. Biarkan para bayi menangis kelaparan. Biarkan semua itu terjadi.


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.214 Member Bergabung
Copyright © 2020 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com