indra gunawan

Last login time
21 Maret 2019



headerBanner
Inilah Program Saya Anak Antikorupsi Untuk Pelajar

Inilah Program Saya Anak Antikorupsi Untuk Pelajar

IndiSchool - Myinfo · Posted by indra gunawan


Jumat, 21 Desember 2018 9:04 WIB 239 0 0

Guna menciptakan area yang bebas dari korupsi di satuan pendidikan dan membangun budaya antikorupsi mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini hingga Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program Saya Anak Antikorupsi (SAAK) dihadapan 720 siswa SMA dan SMK, tersebut.baru-baru ini.

Peluncuran tersebut ditandai dengan penyematan selendang SAAK kepada perwakilan siswa oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan, didampingi Inspektur Jenderal Kemendikbud, Muchlis Rantoni Luddin, serta pejabat eselon II Inspektorat Jenderal dan Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.

Menurut Basaria, para siswa diharapkan dapat menjadi agen antikorupsi di sekolah masing-masing.

"Harus dipegang terus dan yang paling utama jadilah agen-agen perubahan dengan mengedepankan antikorupsi," jelas Barsia, dalam rilis kemdikbud.go.id.

Dalam kesempatan yang sama, Muchlis menambahkan, program SAAK merupakan salah satu program Penguatan Pendidikan Karakter dengan membangun budaya antikorupsi, khususnya di lingkungan satuan pendidikan.

c-anak%20antikorupsi%202.JPG

"Program ini dimaksudkan untuk membangun budaya antikorupsi. Kemendikbud bersama-sama dengan KPK mulai memasyarakatkan secara massal, terutama dibantu oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi di satuan pendidikan," tegas Muchlis.

Muchlis mengatakan, visi program SAAK adalah menciptakan generasi muda cerdas, berintergritas, dan berkarakter. Adapun misinya adalah untuk memperkuat ketakwaan generasi muda kepada Tuhan YME serta kecintaan terhadap tanah air, menanamkan nilai antikorupsi kepada generasi muda dengan menekankan pada kesederhanaan, kegigihan, keberanian, kerja sama, kedisiplinan, keadilan, kejujuran, bertanggung jawab, dan kepedulian. Selain itu, untuk menumbuhkembangkan kebiasaan baik sebagai bentuk pendidikan karakter.

Muchlis berharap, melalui program SAAK, sekolah dapat membentuk agen "Saya Anak Antikorupsi". Selain itu, melakukan sosialisasi pencegahan korupsi di lingkungan satuan pendidikan; membentuk budaya komunitas antikorupsi di lingkungan satuan pendidikan; membentuk komunitas antikorupsi di kelompok peserta didik, dan; mendukung gerakan "Saya Anak Antikorupsi" melalui kegiatan ekstrakurikuler.

"Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik, dan anak-anak beserta seluruh warga sekolah bisa bahu membahu dengan kami untuk memulai berkontribusi membangun budaya anti korupsi," pungkasnya.

Foto : Dok. Kemdikbud.go.id


Baca Juga



Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.469.047 Member Bergabung
Copyright © 2019 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com