lutfi nurul utami

Last login time



headerBanner
Kisah Gadis Kaya Namun Sederhana

Kisah Gadis Kaya Namun Sederhana

IndiSchool - Myschool · Posted by lutfi nurul utami


Sabtu, 5 April 2014 9:09 WIB 2811 1 4

Embun pagi mulai menyapa. Jam weker berbunyi*kringgg*,pukul 04.00 tepat. Ketika matahari masih belum terlihat dan adzan subuh telah terdengar, gadis periang ini pun terbangun dari tidur lelapnya. Salsabhila Ardica Bagaskara namanya, keluarganya sering memanggilnya Dica. Dica adalah anak bungsu dari tiga bersaudara yang merupakan anak dari Riko Bagaskara dan Santi Dwi Salsabhila. Mereka hidup dalam kemewahan yang berlimpah,namun mereka tidak pernah menyombongkan diri. Karena bagi mereka kehidupan dunia bukan segalanya. Kedua kakak Dica,Putra Azril Bagaskara dan Salsabhila Argita Bagaskara, adalah sahabat sekaligus keluarga terbaik Dica. Keduanya sangat menyayangi Dica walau mereka mempunyai watak yang berbeda tapi tidak mempengaruhi cara mereka memberi kasih sayang satu sama lainnya. Azril lebih mempunyai sikap pendiam watak yang lebih bijak dan sifat yang lebih perhatian  sedangkan Gita mempunyai sikap yang cuek, manja dan cerewet serta watak yang lebih egois namun dapat terkontrol dengan baik. Pukul 06.15, keluarga kecil Bagaskara telah berkumpul di meja makan . “Selamat pagi, bi” sapa gadis ini kepada salah satu asisten rumah tangganya. “Selamat pagi,non” jawab asisten rumah tangga Dica sambil tersenyum. Di dalam rumah mewah Bagaskara tercipta suasana damai dan tentram hingga kesemuanya tak pernah merasa berbeda karena diperlakukan sama. Di meja makan semua sibuk dengan urusan masing masing, ayah Dica yang sibuk dengan Ipad-nya, bunda Dica yang sibuk menyiapkan sarapan dan Kak Azril yang sibuk mainin handphone-nya serta tak luput Kak Gita yang sibuk dengan make-upnya. Dica sendiri hanya sibuk mengunyah makanan yang telah masuk dalam mulutnya. “Dek Dica hari ini  jadi naik motor ke sekolah?“ tanya kak Azril yang masih sibuk dengan handphonenya. “ iya,kak. Yah namanya juga barang baru harus dicoba dulu dong” jawab Dica dengan tersenyum manis. Dua hari lau Dica mendapatkan hadiah  sepeda motor tersebut dari ayahnya karena hari itu adalah hari peringatan ke 16 tahun Dica hidup di dunia. Dan Dica telah berjanji kepada ayahnya akan memakai sepeda motor itu dengan sebaik baiknya.  Lima belas menit berlalu, keluarga inipun memulai aktivitas mereka masing masing. Dimulai dari Ayah Dica yang lebih dulu berangkat ke kantor, lalu Kak Azril dan Kak Gita yang berangkat sekolah dengan mobil. Sedangkan Dica berangkat sekolah naik motor.   (***)

Baca Juga



Ada 1 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.


Please wait...


Ada 2.227.896 Member Bergabung
Copyright © 2016 IndiSchool - Indonesia Digital School. All Right Reserved
MyIndiSchool.com